Ayurveda di India dan Dunia

Era yang modern ini selain sistem pengobatan yang serba kimiawi, perlahan-lahan masyarakat mulai beralih pada pengobatan dengan pendekatan yang lebih natural. Dimulai dengan menggunakan dedaunan, akar-akaran, rempah-rempah dan berbagai jenis tumbuhan yang memang berkhasiat meredakan penyakit tertentu dengan tujuan agar memperkecil kemungkinan terkena efek samping obat-obatan kimia. Hal ini di dukung dengan RISKESDAS (Riset Kesehatan Dasar) pada tahun 2018 penduduk Indonesia menggunakan produk komersil ramuan herbal sebagai obat tradisional sebanyak 48%, racikan ramuan herbal sendiri sebagai bahan obat tradisional sebanyak 31,8% (ejournal.stifar-riau.ac.id)

Ayurveda di India

Seperti yang kita ketahui bahwa Ayurveda berasal dari India yang diyakini sudah ada sejak lebih dari 5000 tahun yang lalu. Tidak hanya dari sisi sejarahnya Ayurveda di India kini telah menjadi sistem pengobatan Ayurveda Resmi berada di bawah kementerian AYUSH (Ayurveda Yoga Unani Siddha Homeopathy) India serta sudah berbadan hukum yang dikenal dengan CCIM.

Di India, Ayurveda merupakan sistem kesehatan yang telah disetarakan dengan  keberadaannya pengobatan dari negara Barat  (allopathy) . Mengingat dari posisi Ayurveda di negara ini, sudah ada kurang lebih 183 Top Universitas yang diakui oleh pemerintah India, belum lagi yang masih berstatus swasta. Rumah sakit Ayurveda juga sudah banyak berdiri berimbangan dengan kampus kampus negeri maupun kampus swasta

Banyak sekali klinik-klinik Ayurveda atau rumah sakit Ayurveda yang tersebar di India bagian selatan . Yang paling terkenal dengan sistem Ayurvedanya secara global adalah wilayah provinsi ini, bahkan juga banyak disebut-sebut dengan pusatnya Ayurveda atau rumahnya Ayurveda. Di daerah ini juga sudah banyak berdiri pharmasi dan juga tempat untuk training yang berbasiskan Ayurveda.

Ayurveda di Dunia

Perkembangan Ayurveda tidak hanya berhenti di lingkungan India saja. Secara bertahap ilmu Ayurveda kian popular di negara-negara lain seperti  Cina, Tibet, Greek, Roman, Egypt, Afganistan, dan Persia bahkan kini sudah mulai menyebar juga di wilayah Asia Tenggara seperti Malaysia, Singapura, Indonesia, dan Thailand. Popularnya Ayurveda di luar India didukung dengan banyaknya training center, tempat relaksasi Ayurveda. Misalnya saja dengan adanya;

  1.  LK Ayurveda Research Training Centre & Pusat Rawatan Naturopati yang berada di Malaysia,
  2. National Ayurvedic Training and Research Centre (NATRC) di Kirtipur-Nepal,
  3. Ayurvedic Yoga Massage Training di Shanghai- Cina,
  4. Ayurvedic Teaching / Training Centers di Palaio Faliro-Yunani,
  5. Ayurvedic Massage Theraphy Centers (Ayucare) di Athens – Yunani,
  6. The Rosenberg European Academy Of Ayurveda (REAA) di Birstein- Jerman,
  7. UK’s Middlesex University di London-Inggris.

Organisasi kesehatan di dunia yang kita kenal dengan WHO juga memberikan peran positif dari adanya sistem pengobatan Ayurveda ini. Dimulai dengan di rilisnya Alma Ata pada tahun 1987, yang berisikan tentang serba serbi pengobatan tradisional, pengobatan alternative, dan juga sistem komplementer kedokteran di sector perawatan kesehatan.

Sekitar 20 tahun yang lalu, W.H.O mengadopsi program yang berhubungan dengan Pengobatan Tradisional dengan motto “Health for all” yang menerapkan pendekatan pelayanan kesehatan premier. WHO yang merupakan organisasi kesehatan dunia ini memang membuka peluang pengobatan tradisional, namun hanya mendukung terapi yang memiliki bukti ilmiah yang kuat tanpa toksisitas. Di kutip dari salah satu media online dari India (thehindu.com), WHO akan mendirikan pusat pengobatan tradisional di India Bersama dengan PM Narendra Modi beserta dengan Global Pharmasi Pengobatan Tradisional.

WHO mengarahkan dan mengkoordinasi dengan otoritas kesehatan di masing-masing negara di seluruh dunia dan bertanggung jawab untuk memberikan kepemimpinan pada masalah kesehatan global, membentuk agenda penelitian kesehatan, menetapkan norma dan standar pengobatan, dan segala bentuk masalah kesehatan secara global. Dari sini kita dapat melihat bahwa Ayurveda telah diakui sebagai pengobatan alternative yang efektif untuk sistem pengobatan yang konvensional berdasarkan pendekatan sistematisnya untuk menyembuhkan dan mencegah penyakit dengan menggunakan sumberdaya alam.

Refrensi:

ejournal.stifar-riau.ac.id

collegedekho.com

ncbi.nlm.nih.gov

One thought on “Ayurveda di India dan Dunia


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *